Seluruh jajaran crew AFFI mengucapkan :
Selamat Menunaikan Ibadah Puasa...

[Forum] [Blog]

ISLAMIC GOLDEN RULE ... !!!!

Silahkan jawab semua tentang Al-Qur'an dan hadits dari forum Faithfreedom.org

Moderator: Forum Control

Re: ISLAMIC GOLDEN RULE ... !!!!

Postby May1998 » 2009 10 22, 7:44

Captain wrote:
may1998 wrote:SBY itu muslim ...muslim yg baik karena : TIDAK poligami sperti ajaran nabi Moh, TIDAK bakar gereja, TIDAK menekan minoritas, TIDAK merampok & perkosa chinese.
Tuhan mengangkat SBY untuk melindungi gereja & kaum chinese.


Apakah agama Kristen melarang POLIGAMI........??? Mana ayatnya yang melarang poligami........???


hihihi :laugh: ...muslim ini iri sama SBY yg TIDAK MAU ikut teladan poligami nabi Mohamad, muslim harus seperti SBY, TOLAK yg tidak benar dari ajaran nabi.
:ttthand:
May1998
Jatuh Cinta
Jatuh Cinta
 
Posts: 584
Joined: 2007 10 18, 10:39
Location: In your mind

Re: ISLAMIC GOLDEN RULE ... !!!!

Postby paus_jadi-jadian » 2009 10 22, 11:45

hoammm..... :tidur: :tidur:
Image
User avatar
paus_jadi-jadian
Maniak
Maniak
 
Posts: 4155
Joined: 2008 04 19, 11:05

Re: ISLAMIC GOLDEN RULE ... !!!!

Postby May1998 » 2009 10 23, 8:46

selain SBY siapa lagi muslim yg berani TIDAK MENGIKUTI ajaran nabi yg tidak benar ?
May1998
Jatuh Cinta
Jatuh Cinta
 
Posts: 584
Joined: 2007 10 18, 10:39
Location: In your mind

Re: ISLAMIC GOLDEN RULE ... !!!!

Postby paus_jadi-jadian » 2009 10 23, 9:05

jadi pengen tau ama kapir diatas gw, kayak gimana seperti omongan ente diatas, jangan bisa cuman ngedesis aje.... :loser:
Image
User avatar
paus_jadi-jadian
Maniak
Maniak
 
Posts: 4155
Joined: 2008 04 19, 11:05

Re: ISLAMIC GOLDEN RULE ... !!!!

Postby kandi » 2010 03 10, 11:30

Boanyak sekali ayat qur'an dan hadits berisi ttg hal-hal yg mreka sebut sbg golden rule itu....
User avatar
kandi
Suka
Suka
 
Posts: 446
Joined: 2010 01 24, 12:37

Re: ISLAMIC GOLDEN RULE ... !!!!

Postby indahnya » 2010 03 18, 11:33

Islam itu agama tertua,semenjak adam bahkan,jadi penggagas Golden Rules adalah Islam, yakni semenjak adanya manusia lain selain nabi Adam, itulah awal mula adanya golden rules. lihat saja pada ayat2 &hadist.
Last edited by indahnya on 2010 03 23, 12:59, edited 1 time in total.
User avatar
indahnya
Setengah Maniak
Setengah Maniak
 
Posts: 1564
Joined: 2010 03 12, 1:29

Re: ISLAMIC GOLDEN RULE ... !!!!

Postby indahnya » 2010 03 18, 11:38

ini salah satunya, (HR. Muslim) "Jagalah dirimu dari do'a pengaduan dari orang yg teraniaya,meski ia seorang kafir sekalipun,krn pengaduannya itu tidak ada halangan yg merintangi." jadi jelas lah, statement FFI di thread Golden Rule adalah fitnah belaka.
Last edited by indahnya on 2010 03 23, 1:13, edited 2 times in total.
User avatar
indahnya
Setengah Maniak
Setengah Maniak
 
Posts: 1564
Joined: 2010 03 12, 1:29

Re: ISLAMIC GOLDEN RULE ... !!!!

Postby ziggot » 2010 03 19, 12:37

To May 1998

persis seperti antek ali zina, banyak omong, tapi nol besar.
Jikalau orang dungu dapat mengerti, maka anak keledai liarpun dapat lahir sebagai manusia (Ayub 11:12)

Jikalau anak manusia dapat lahir sebagai Tuhan, itu lebih dungu lagi.
User avatar
ziggot
Mengenal
Mengenal
 
Posts: 38
Joined: 2009 07 20, 3:49

Re: ISLAMIC GOLDEN RULE ... !!!!

Postby indahnya » 2010 03 23, 1:06

Yup, ini nich beberapa golden rules yg dari ayat2 :

http://faithfreedom.myforumportal.com/blog/?p=371

selain itu ada juga yg dari hadist:

Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat, maka hendaklah ia berbicara yang baik atau diam. Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya. Dan barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat, maka hendaklah ia memuliakan tamunya
Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim [Bahasa Arab saja]: 67
http://hadith.al-islam.com/bayan/displa ... =ind&ID=27

http://www.pernikmuslim.com/tetangga-di ... a-604.html
Tetangga Di Dalam Al-Qur'an Al-Karim
Oleh: Syaikh Ali bin Hasan bin Ali bin Abdul Hamid Al-Halabi

Allah Ta'ala berfirman.

"Artinya : Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya-mu. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri". [An-Nisaa : 36]

Al-Imam Al-Qurthubi di dalam Al-Jami' li ahkam Al-Qur'an (5/183)berkata : "Adapun tetangga, maka Allah Ta'ala telah memerintahkan untuk memeliharanya, menunaikan haknya, dan berpesan untuk memelihara tanggungannya di dalam kitab-Nya dan melalui lisan Rasul-Nya. Bukankah kamu melihat Allah Ta'ala menguatkan penyebutan tetangga setelah dua orang ibu bapak dan karib kerabat.

Berikutnya Allah Ta'ala berfirman.

"Waljaari dzii al-qurba = artinya : Yang dekat"
"Waljaari al-junubi = artinya : Yang asing"

Demikian dikatakan oleh Ibnu Abbas [1].

Demikian pula arti secara bahasa, diantaranya 'Fulanun ajnabiyyun' (Fulan adalah seorang asing). Begitu juga kata : 'al-janaa batu' adalah 'al-bu'du' (jauh).

Ahli bahasa bersenandung.
Jangan kau halangi diriku pemberian dari jauh
Sungguh aku adalah orang asing di tengah kubah

Al-A'sya berkata.
Aku datangi Huraits tuk berkunjung dari jauh sana
Dan dari pemberianku, Huraits adalah bertetangga

Kemudian Al-Imam Al-Qurthubi rahimahullah berkata : ".... Atas dasar ayat inilah, maka berbuat baik kepada tetangga adalah diperintahkan dan dianjurkan, baik muslim atau kafir. Itu adalah pendapat yang benar. [2]

Al-Ihsan (berbuat baik) adakalanya bermakna : " Memberi bantuan. Dan adakalanya bermakna mempergauli dengan baik, mencegah bahaya dan memelihara orang yang dibawahnya".

Al-Hafizh Ibnu Hajar di dalam Fath Al-Bari (10/441) berkata : "Tetangga dekat adalah : yang ada hubungan kekerabatan di antara keduanya. Tetangga jauh adalah kebalikannya. Ini adalah perkataan kebanyakan ulama. Dikatakan pula bahwa tetangga dekat adalah : seorang muslim, dan tetangga jauh adalah selain muslim. Dan dikatakan juga bahwa tetangga dekat adalah : istri, dan tetangga jauh adalah : teman di perjalanan".

YANG DINAMAKAN TETANGGA
Yang dinamakan tetangga mencakup seorang muslim dan seorang kafir, seorang ahli ibadah dan seorang fasik, teman dan musuh, orang asing dan orang senegri, orang yang bisa memberi manfaat dan orang yang memberi madharat, orang dekat dan orang jauh serta yang paling dekat dengan rumahnya dan paling jauh.

Tetanga mempunyai beberapa tingkatan, sebagiannya lebih tinggi daripada yang lainnya. Yang paling tinggi adalah yang terkumpul padanya seluruh sifat yang pertama (seorang muslim, ahli ibadah, teman dan seterusnya, -pent), kemudian yang terbanyak dan seterusnya sampai yang hanya mempunyai satu sifat di atas. Dan kebalikannya (yang paling rendah, -pent) adalah yang terkumpul padanya sifat-sifat yang kedua (kafir, fasik, musuh, -pent). Maka masing-masing diberi haknya menurut keadaannya. Terkadang bertentangan antara dua sifat atau lebih, maka diunggulkan salah satunya atau disamakan" [Fath Al-Bari 10/442]

BATASAN TETANGGA
Orang-orang berbeda pendapat tentang batasan tetangga :

Al-Uza'i berpendapat : 'Empat puluh rumah dari setiap arah'. Ibnu Syihab juga berpendapat demikian.

Ali bin Abi Thalib berkata : 'Siapa saja yang mendengar panggilan, maka dia adalah tetangga masjid'.

Sekelompok manusia berkata :'Barangsiapa tinggal bersama seseorang disuatu tempat atau kota, maka dia adalah tetangga.

Allah Ta'ala berfirman.

"Artinya : Sesungguhnya jika tidak berhenti orang-orang munafik, orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya dan orang-orang yang menyebarkan khabar bohong di Madinah (dari menyakitimu), niscaya Kami perintahkan kamu (untuk memerangi) mereka, kemudian mereka tidak menjadi tetanggamu (di Madinah) melainkan dalam waktu yang sebentar". [Al-Ahzab : 60]

Maka Allah Ta'ala menjadikan berkumpulnya mereka di Madinah sebagai tetangga.

Dan tetangga itu bertingkat-tingkat, sebagiannya lebih lengket dari yang lainnya. Tetangga yang paling dekat adalah istri, dikatakan.

"Ayaa jaarataa binii fainnaki thooliqotun" Artinya : Wahai istriku menjauhlah dariku, karena sesungguhnya kamu ku cerai". [Tafsir Al-Qurthubi 5/185]

Ibnu Hajar dalam Al-Fath (10/447) (3) berkata : "Ibnu Wahb telah mengeluarkan (riwayat, pent) dari Yunus dari Ibnu Syihab : (tetangga itu, -ed) Empat puluh rumah dari sebelah kanan, sebelah kiri, dari bagian belakang dan bagian depannya".

Al-Hulaimi di dalam Syu'ab Al-Iman (3/358) berkata : "Adapun teman di perjalanan, maka dia adalah tetangga. karena dia dan teman tersebut berdampingan baik badan maupun tempatnya. Seperti yang telah saya sebutkan tentang orang yang bertetangga di tempat niaga atau desa. Karena itulah turun dari Allah 'Azza wa Jalla (perintah -pent) berwasiat dengan tetangga. Wallahu a'lam.

Kata-kata Indah Dan Syi'ir-syi'ir Tentang Hak Tetangga

Sesungguhnya dalam Islam, tetangga mempunyai kemuliaan yang terpelihara dan tidak dikenal oleh undang-undang yang berkaitan dengan norma (ahlak) serta peraturan-peraturan manusia manapun. Bahkan, undang-undang dan peraturan-peraturan buatan tersebut menganggap remeh tentang kehormatan dan kemuliaan tetangga. Sebab pada umumnya meremehkan kehormatan tetangga itu lebih gampang untuk dilalukan, sedikit kesulitannya dan banyak kesempatannya dibanding dengan meremehkan kehormatan-kehormatan lainnya.

Dan tidak pernah tersebar dikalangan kita lagu-lagu picisan yang menyifati tetangga jendela kita dan lainnya, kecuali setelah kita ditinggalkan oleh ahlak kedermawanan dan keimanan, serta telah ditutup oleh gulitanya malam taklid dan gelombang-gelombang ghazwul fikri dan modernisasi. Sehingga seorang pemuda yang edit moderator*) dan murahan di kalangan kita akan mendendangkan lagu yang bercerita tentang tetangga perempuannya dan berisi sanjungan terhadapnya. Padahal perkara ini belum pernah dikenal di masa jahiliyah kita, lebih-lebih di masa Islam kita. Karena penyair kita yang cerdik [4] dan mempunyai kecemburuan (ghirah) terhadap kehormatan berkata tatkala berpapasan dengan tetangga perempuannya.

"Kutundukkan pandanganku di kala muncul tetangga wanita.
Hingga tetangga wanita terlindungi oleh rumahnya".

Sungguh Islam telah menumbuhkan akhlak kemanusiaan yang cemerlang di kalangan kita. Yaitu dengan terhimpunya nash-nash yang penuh berisi tentang pemeliharaan terhadap tetangga, perlindungan kehormatan, penjagaan atas kemuliannya serta menutup auratnya, menambal celahnya, menundukkan pandangan dari istrinya dan menjauhkan diri dari setiap yang membuat ragu terhadapnya serta menimbulkan sikap jelek kepadanya [5].

Kemudian terdapat juga syi'ir-syi'ir dari para penyair muslim dan para ulama yang berisi tentang hak tetangga dan pemeliharaan terhadap mereka. Di sini kami akan mengambil beberapa patah kata daripadanya.

Seorang penyair berkata :

Engkau adalah pakaianku dan kehormatan tetanggaku
Dan wajib bagiku untuk menjaga tetanggaku
Sesungguhnya tetangga jika jauh dari mata
Apa yang ditinggal dan dirahasiakan harus dijaga
Aku tak peduli apakah pintu ada tirai
Yang menjurai atau bahkan tanpa tirai.

Penyair lain berkata :

Aku katakan kepada tetangga tatkala datang membawa cela
Dengan menunjukkan kebenaran atau kebatilan.
Jika kebaikanku tidak sampai kepadamu padahal engkau tetangga
Maka tidak akan sampai dariku kepadamu kejelekan.

Dan yang ketiga berkata :

Mereka mencelaku tatkala aku menjual rumah dengan murah
Mereka tidak tahu bahwa tetangga disana membuat susah
Maka saya katakan kepada mereka, hentikan cacian karena,
Dengan tetangga, rumah menjadi mahal dan murah harganya [6]

Al-Qathani dalam Nuniyyah-nya berkata :

Jagalah olehmu hak dan tanggungan tetangga
Karena setiap tetangga muslim mempunyai hak yang dua.

Saya berkata : Yaitu hak Islam dan hak tetangga.

Dan dikatakan tentang tetangga yang dungu :

Tetangga berharap untuk menyendiri menjauhinya. [7]

Ibnu Abdil-Barr berkata [8] : "Ada tiga hal yang jika ada pada seseorang, maka tidak diragukan lagi akal dan keutamaannya : jika dia dipuji oleh tetangga, kerabat dan temannya.

Keruhnya kehidupan ada pada tiga perkara : Tetangga yang jelek, anak durhaka dan istri yang jelek ahlaknya".

Dari Hasan bin Isa An-Naisaburi [9] berkata :"Saya bertanya kepada Abdullah bin Al-Mubarak. Saya katakan kepadanya : Seseorang datang kepadaku dan mengadukan anak saya bahwa dia membuat masalah terhadap orang itu. Tetapi anak saya mengingkarinya. Sehingga saya tidak mau memukulnya, karena barangkali dia terlepas diri dari perbuatan tersebut. Dan saya juga tidak mau membiarkannya, sehingga tetanggaku marah kepadaku. Lalu apa yang harus saya perbuat ?

Beliau menjawab : Sesungguhnya anakmu barangkali membuat suatu masalah yang mengharuskan dia mendapat pelajaran. Maka perhatikan hal tersebut. Sehingga jika tetanggamu mengadukannya, maka berilah dia pelajaran karena kejadian tersebut. Dengan demikian, engkau telah membuat ridha tetanggamu dan telah memberi pelajaran kepada anak karena pebuatannya"

Dan dikatakan [10]:
Apiku dan api (dapur) tetanggaku adalah satu
Kupersilahkan kepadanya untuk menurunkan periuk sebelumku
Tiada yang membahayakan tetangga yang aku mendapinginya
Sehingga di pintunya tidak ada tirai yang menutupinya.

[Disalin dari buku Etika Bertetangga, karya Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid, alih bahasa Arif Mufi MF, Judul diatas merupakan salinan dari bagian pertama (pengantar umum) buku Etika Bertetangga, penulis Syaikh Ali Hasan Ali Abdul Hamid, alih bahasa Arif Mufid MF, hal. 11 - 18. terbitan Yayasan Al-Madinah - Surakarta]
________
Foot Note
[1]. Al-Hafizh Ibnu Hajar berkata di dalam Al-Fath (10/441) : 'Dikeluarkan oleh Ath-Thabari dengan sanad hasan
[2]. Akan datang rinciannya
[3]. Al-Bukhari memberi judul bab pada hadits yang disyarah tersebut dengan judul (hak tetangga pada pintu yang paling dekat), sebagaimana akan datang pada hadits nomor 15
[4]. Bait ini diucapkan oleh 'Antarah, dan terdapat dalam himpunan syi'irnya (hal. 308).
[5]. Al-Adab asy-Syar'iyyah wa al-Minnah al-Mar'iyyah (2/15-16), karya Ibnu Muflih.
[6]. Syakhshiyyah al-Muslim hal. 178-179, Muhammad Ali al-Hisyami
[7]. Siyar a'lam an-Nubala (4/552) dari Wahb bin Munabbih
[8]. Al-Adab asy-Syar'iyyyah wa al-Minnah al-Mariyyah (2/15-16), karya Ibnu Muflih.
[9]. Al-Muntaqa min makarim al-Akhlaq (nomor 10) karya al-Kharaithi, yang dihimpun oleh as-Silafi
[10]. 'Uyun al-Akhbar (2/193), karya Ibnu Qutaibah
Courtesy of http://www.almanhaj.or.id

Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:
Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Janganlah seorang di antara kamu melarang tetangganya menancapkan kayu di dindingnya
Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim [Bahasa Arab saja]: 3019
Last edited by indahnya on 2010 04 26, 5:42, edited 1 time in total.
User avatar
indahnya
Setengah Maniak
Setengah Maniak
 
Posts: 1564
Joined: 2010 03 12, 1:29

Re: ISLAMIC GOLDEN RULE ... !!!!

Postby indahnya » 2010 03 27, 8:38

Nih satu lagi teladan nabi ttg Golden Rule:

http://hadith.al-islam.com/bayan/displa ... nd&ID=1042

Hadis riwayat Aisyah ra., istri Nabi saw.: Bahwa ia pernah bertanya kepada Rasulullah saw.: Wahai Rasulullah, apakah engkau pernah mengalami suatu hari yang lebih pedih dari hari perang Uhud? Rasulullah saw. menjawab: Aku sering mendapatkan (sesuatu yang menyakitkan) dari kaummu. Dan yang paling menyakitkan adalah peristiwa hari Aqabah, ketika aku sedang mengajak Ibnu Abdi Yalil bin Abdu Kulal masuk Islam namun ia tidak menyambut ajakan yang aku inginkan. Aku pun segera beranjak pergi dengan hati sedih dan tidak sadar diri kecuali setelah tiba di daerah Qarnu Tsa`alib. Aku lalu menengadahkan kepalaku ke arah langit, tiba-tiba tampaklah segumpal awan menaungiku. Aku pun menatapnya, ternyata Jibril berada di sana dan berseru kepadaku kemudian berkata: Sesungguhnya Allah telah mendengar ucapan kaummu dan jawaban mereka terhadapmu. Dan Allah telah mengutus malaikat gunung kepadamu agar kamu dapat memerintahkan kepadanya apa yang kamu inginkan atas mereka. Lalu malaikat gunung berseru kepadaku serta mengucapkan salam dan berkata: Wahai Muhammad, sesungguhnya Allah telah mendengar ucapan kaummu kepadamu dan aku adalah malaikat gunung yang telah diutus Tuhanmu kepadamu agar kamu dapat memerintahkan kepadaku sesuai dengan perintahmu dan dengan apa yang kamu inginkan. Jika kamu menginginkan, aku dapat menimpahkan mereka dengan dua gunung itu. Rasulullah saw. lalu menjawab: Tidak, bahkan aku berharap semoga Allah melahirkan dari keturunan mereka orang-orang yang akan menyembah Allah semata serta tidak menyekutukan-Nya dengan suatu apapun.
Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim [Bahasa Arab saja]: 3352
User avatar
indahnya
Setengah Maniak
Setengah Maniak
 
Posts: 1564
Joined: 2010 03 12, 1:29

Re: ISLAMIC GOLDEN RULE ... !!!!

Postby indahnya » 2010 04 04, 5:36

nih satu lagi,

Hadis riwayat Aisyah ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya lelaki yang paling dibenci oleh Allah ialah yang paling keras permusuhannya

Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim [Bahasa Arab saja]: 4821
User avatar
indahnya
Setengah Maniak
Setengah Maniak
 
Posts: 1564
Joined: 2010 03 12, 1:29

Re: ISLAMIC GOLDEN RULE ... !!!!

Postby indahnya » 2010 04 20, 5:11

Dari Abdullah bin 'Amru; Ada seseorang yang bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam; "Islam manakah yang paling baik?" Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Kamu memberi makan, mengucapkan salam kepada orang yang kamu kenal dan yang tidak kamu kenal". (HR Bukhari No.11 Kitab Iman)
Last edited by indahnya on 2010 04 26, 5:38, edited 1 time in total.
User avatar
indahnya
Setengah Maniak
Setengah Maniak
 
Posts: 1564
Joined: 2010 03 12, 1:29

Re: ISLAMIC GOLDEN RULE ... !!!!

Postby indahnya » 2010 04 21, 9:02


وَإِذَا حُيِّيْتُم بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّواْ بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا إِنَّ اللّهَ كَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ حَسِيبًا ﴿٨٦﴾


Artinya : “Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, Maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa). Sesungguhnya Allah memperhitungankan segala sesuatu.” (QS. An Nisaa : 86)
User avatar
indahnya
Setengah Maniak
Setengah Maniak
 
Posts: 1564
Joined: 2010 03 12, 1:29

Re: ISLAMIC GOLDEN RULE ... !!!!

Postby kandi » 2010 04 25, 5:46

aku tambah ke sini ya bro Yokusa :)

Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah MELARANG dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu daoat mengambil pelajaran. (QS. 16:90)

Allah tiada MELARANG kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil. (QS. 60:8)

Sesungguhnya Allah hanya MELARANG kamu menjadikan sebagai kawanmu orang-orang yang memerangi kamu karena agama dan mengusir kamu dari negerimu dan membantu (orang lain) untuk mengusirmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (QS. 60:9)
User avatar
kandi
Suka
Suka
 
Posts: 446
Joined: 2010 01 24, 12:37

Re: ISLAMIC GOLDEN RULE ... !!!!

Postby indahnya » 2010 05 10, 7:53

Islam itu agama tertua, jadi golden rules itu bersumber awalnya dari ajaran Islam, yakni semenjak terciptanya Siti Hawa, sebagai manusia lain selain Nabi Adam, sebaganh Sang Manusia Pertama. sejak saat itulah mulai berlaku golden rules, karena sejak saat inilah manusia tidak hidup sendirian lagi di dunia ini.
User avatar
indahnya
Setengah Maniak
Setengah Maniak
 
Posts: 1564
Joined: 2010 03 12, 1:29

PreviousNext

Return to Al-Qur'an dan hadits

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests




eXTReMe Tracker