Sejarah Transfer Liga Inggris Sistem Retrain And Transfer Hingga Istilah Jendela Transfer

Sejak era 1885, bursa transfer sudah diperkenalkan oleh Football League yang pertama dalam sejarah sepak bola di negara Inggris. Di era yang sama, badan olahraga sepak bola Inggris atau Federasi Assosiasi mengakui profesionalisme pemain dan harus mendaftar dengan klub. Berikut pembahasan sejarah transfer liga Inggris.

Sistem Retrain And Transfer

Awal Liga Inggris pada musim era 1893 sampai 1894, pasca Football League memutuskan pembatasan pemain yang wajib didaftarkan dengan klub. Dimana pemain tidak boleh bergabung dengan klub lain, terkecuali klub serta FA yang memegang daftar memberikan izin pemain untuk pindah.

Ketika sebuah klub menolak merilis daftar pemainnya ke FA, sehingga membuat pemain tidak bisa tampil di klub Liga lainnya. Dan bila dihadapkan pada situasi tersebut, maka pemain dapat memiliki beberapa pilihan ekstrim yang dapat dilakukan sebagai berikut:

  • Pindah ke Liga semi-profesional yang dibentuk era 1894 di tanah Inggris.
  • Pindah ke Liga Skotlandia yang dibentuk era 1890, yang memiliki kesetaraan namun bergantinya abad standarisasi permainan dan upah lebih rendah dibandingkan Football League.
  • Berhenti menjadi pemain sepakbola, dan menganti profesi menjadi karyawan tetap yang bekerja pada perusahaan.

Klub dari Liga sepak bola , bahwa mereka bisa menuntut biaya transfer pemain yang diinginkan dari klub Liga lainnya. Dimana hal itu menjadi bahan pertimbangan, untuk menahan atau transfer pemain yang dikenal retrain-and-transfer, sehingga memenuhi syarat yang diberikan klub.

Peristiwa Sistem Retrain And Transfer Ditetapkan

Berbagai peristiwa yang telah terjadi telah membuat semakin dalam mempertahankan Sistem retrain-and-transfer, dimana peristiwa tersebut sebagai berikut:

  • Era 1901, Liga sepak bola merilis upah maksimum 4 pounds selama sepekan.
  • Era yang sama, Persatuan Pesepakbola Assosiasi dibentuk 1898 mengadakan negosiasi dengan Liga tentang pengenduran Sistem, dan menolak upah maksimum. Pada akhirnya Assosiasi tersebut, kalah dan dibubarkan.
  • Era 1910 Liga Semi-Profesional telah setuju dan menjalani sistem retrain-and-transfer.
READ  Sejarah Awal Bursa Transfer Liga Inggris

Penggabungan sistem retain-and-transfer dengan gaji pemain, dengan tujuan menjaga gaji pemain tetap rendah hingga pada akhir era 1960. Era 1961, peristiwa Assosiasi Pesepakbola Profesional telah berhasil mengakhiri gaji maksimum para pemain dan mengakhiri mempertahankan aspek sistem retrain-and-transfer.

Sejarah Penolakan Retrain And Transfer

Pada era 1963 Eastham Versus Newcastle, tentang kasus sistem menahan dan transfer tidak dibenarkan oleh keputusan pengadilan tinggi di Inggris. Kala itu, unsur-unsur sistem yang sebagian besar tidak berubah era 1893 sebagai berikut:

  • Pemain dapat daftar ulang, untuk klub yang sama dari 1 April hingga akhir Mei kontrak tersebut harus diperbarui.
  • Klub dapat mempertahankan pemain dengan persyaratan tidak menguntungkan, dengan mengikuti pemberitahuan pada tanggal 1 Mei sampai tanggal 1 Juni. Dimana klub memberikan persyaratan yang ditawarkan, jika penawaran dianggap terlalu rendah oleh Assosiasi Sepak Bola maka Assosiasi bisa menolak harga.
  • Para pemain diperbolehkan mengajukan petisi ke Assosiasi Sepak Bola, dengan alasan pemain tersebut ingin pindah ke klub Liga lain. Namun bila Assosiasi tersebut menolak petisi untuk tidak campur tangan, maka klub bisa mempertahankan pemain mereka tanpa ada batas waktu.
  • Pemain masuk ke daftar transfer dengan harga yang ditetapkan oleh klub.
  • Bilamana sebuah klub tidak ingin mempertahankan pemain dan tidak membayar gajinya, hal itu membuat pemain bebas dari kontrak mereka. Dan pemain tersebut bebas melakukan negosiasi dengan klub Liga lain hingga batas akhir bulan Juni, dengan persyaratan yang ditentukan Assosiasi.

Sistem Retrain And Transfer Dimodifikasi

Seperti di era 1959, George Eastham tidak dapat tanda tangan kontrak baru dan meminta untuk ditransfrer dengan Newcastle United. Namun Newcastle menolak permintaannya, sehingga Eashtam juga menolak tampil bersama klub di musim 1960 hingga 1961 disebabkan mendapatkan pekerjaan lain.

Pada Oktober 1960, akhirnya Newcastle United telah setuju akan permintaan Eastham dan menjualnya ke Arsenal dengan harga transfer 47.500 pounds. Dalam kasus ini hakim pengadilan tinggi, mengkritik aspek mempertahankan sistem retain-and-transfer yang diputuskan era 1963 dan ditanggapi Liga Sepak Bola.

READ  Sejarah Awal Bursa Transfer Liga Inggris

Pasca Liga memodifikasikan sistem retain-and-transfer, dengan tanpa elemen mempertahankan dalam sistem tidak berubah sampai era Bossman berkuasa hingga era Webster. Setelah pasca Era Bossman berkuasa 1995 hingga 2002, UEFA menegakkan jendela transfer konsistional tepat waktu untuk musim 2002 hingga 2007.

Sejarah Pada Era 2002 Awal Mula Jendela Transfer Dibuat

Kala itu Gerhard Aigner Kepala Eksekutif UEFA, memperkenalkan dua jendela transfer dalam satu musim dengan alasan menghentikan era Bossman berkuasa. Walaupun sistem ini sudah diterapkan Liga lain, UEFA menegakkan sistem ini di musim 2002 hingga 2007 secara konsistional tepat waktu.

Sistem Jendela Transfer Terbagi menjadi 2 tahap dalam satu musim, yang wajib dipatuhi seluruh klub di Eropa termasuk Liga Inggris. Waktu jendela transfer memiliki masa tenggat, yang berdasarkan waktu UEFA untuk pendaftaran pemain dan 2 tahap yang harus diikuti sebagai berikut:

  • Jendela Transfer Tahap Pertama dibuka akhir musim Liga Sepak Bola hingga ditutup 31 Agustus.
  • Jendela Transfer Tahap Kedua dibuka dari tanggal 1 Januari sampai ditutup tanggal 31 Januari.

Sejarah Jendela Transfer Di Tegakan

Kesepakatan UEFA dengan Komisi Uni Eropa yang sepakat memberi keputusan tersebut, dengan tujuan agar menjaga stabilitas kontrak kedua belah pihak. Salah satunya agar agen dan pemain tidak sewenang-wenang melakukan negosiasi dengan klub lain, di sepanjang musim Liga Sepak Bola sedang berlangsung.

Sebelumnya, dimana sejumlah klub-klub Liga Eropa termasuk klub Liga Inggris dengan bebas membeli pemain di sepanjang kompetisi hingga akhir 31 Maret. Situasi itu dapat merusak integritas kompetisi Liga Sepak Bola, hal-hal yang bisa merusak kompetisi sebagai berikut:

  • Klub bisa membeli pemain rival dengan masa kontrak jangka pendek, di saat klub sedang dalam kompetisi kejuaraan.
  • Klub dengan bebas membeli pemain dari klub manapun di saat kompetisi masih berlangsung.
READ  Sejarah Awal Bursa Transfer Liga Inggris

Karena hal situasi tersebut dan ditambah menghentikan pemain yang bingung mengikuti era Bossman, yang merusak finansial bagi klub-klub kecil Eropa. Sehingga Gerhard Aigner memutuskan penegakan wajib pada sistem jendela transfer, dengan kesepakatan Uno Eropa dan sistem ini diresmikan secara global.

Di Liga Inggris, mau tak mau pemilik klub harus menerima proposal dari sistem ini, sehingga FIFA mengalah melonggarkan aturan sistem. Yang berlaku kepada pemain yang tidak dapat kontrak baru, sehingga para pemain bebas mendaftar ke klub baru dengan tenggat waktu.

Manfaat Sistem Jendela Transfer

Adapun beberapa hal manfaat dari sistem 2 tahap ini, bagi pemain, pelatih bahkan klub di Liga Eropa termasuk Liga Inggris. Manfaat yang utama dari sistem ini sebagai berikut:

  • Klub dan pelatih dapat merencanakan pembelian pemain untuk jangka waktu yang ditetapkan.
  • Agar pemain paham dan mengetahui sedang menghadapi musim kompetisi yang panjang.
  • Memberikan kesempatan Talenta muda untuk tampil, bila pemain utama mengalami cidera panjang.
  • Memberikan informasi untuk supporter, bahwa pemain di klub favorit mereka tidak berubah.

Peristiwa Sejarah Yang Berpengaruh Pada Sistem Transfer Di Liga Inggris

Adapun beberapa peristiwa dalam sistem transfer yang terus berkembang dan berkembang, hal itu mempengaruhi dampak transfer di Liga Inggris Premier. Dan beberapa peristiwa dalam sejarah transfer yang berpengaruh di Liga inggris sebagai berikut:

  • Era 2003 undang-undang pinjaman pemain berubah.
  • Kontroversi pihak ke 3 atas pemilikan pemain era 2006 sampai 2014.
  • Pada 2006 Webster berkuasa.

Hingga saat era milenium, sistem transfer terus berkembang namun dasar sistem dari seabad silam masih bagian dari sistem saat ini. Dan juga berpengaruh gairah klub-klub Liga Sepak Bola hingga Liga Inggris Premier untuk membeli dan menjual pemain dengan harga fenomenal.